Syar'i with Purple's Mode

Location : Klapper Pie, Jalan Sumatera, Pekanbaru City, Riau-Indonesia
Up to Down : Armalaa's Collection
Taken by : Okta Hari Mulya
Camera : VIVO Y15
 Creative : ETIKA & ESTETIKA photo Concept
Ideas: Enjoy your Evening in Klapper Pie jalan Sumatera




 

INSPIRASI BERHIJAB
Inspiring Story by Zaskia Adya Meca











(#Let'sTalkAboutHijab). "Aku memutuskan untuk berhijab sejak tahun 2003. Awalnya keluarga dan teman-temanku nggak nyangka banget. Karena, aku kan orangnya tomboy. Pertama pakai hijab ya masih dengan pakaian tomboy, hehee," tuturnya.

Proses yang perlahan tapi pasti itu biasanya akan jauh lebih 'kuat' daripada proses instan dan cepat saji. Yang terpenting dari berhijab adalah bagaimana caranya kita tetap teguh sampai nanti-nanti. Makanya, berhijab adalah sebuah proses panjang dan pembelajaran terus-menerus.

"Setelah pakai hijab, aku jadi bisa membedakan mana tempat-tempat yang nggak pantas didatangi oleh wanita berhijab. Alhamdulillah aku terselematkan dan teringatkan dari tempat-tempat yang tidak baik karena hijab ini," jelasnya lagi.

Apa yang dialami oleh Zaksia memang sesuai dengan tujuan Allah menyuruh kita berhijba; Supaya tidak 'diganggu' dan selamat. Alhamdulillah, islam memang sudah utuh dan sempurna. Semua ajarannya memang sesuai sepanjang zaman dan tak terbantahkan kemuliaannya.

Kamu nunggu apa lagi?
Yuk berhijab dengan sebenar hijab. ^_^

Tutorial Hijab Syar'i for Your Weekend






How to Wear :

1. Siapkan pashmina kesukaanmu
2. Pakai dengan posisi tidak sama panjang
3. Tarik pashmina yang sisinya lebih panjang ke sebalik sisi yang lebih pendek, sematkan dengan jarum pentul
4. Tarik pashmina yang berukuran lebih panjang ke belakang punggung hingga melabuh di bahu sebelah kanan, sematkan dengan jarum pentul

SELESAI ^_^
Selamat Mencoba... 

Tutorial Hijab Syar'i for Your Dark Office Look



How to Wear :

1. Ambil pashmina hitam kesayanganmu
2. Pakai dengan sisi sebelah kanan lebih panjang
3. Tarik sisi sebelah kanan, sematkan di balik sisi sebelah kiri
4. Tekuk ujung sisi sebelah kiri dan bawa ke selah kanan sehingga melengkung seperti bandana, sematkan dengan jarum pentul
5. Sisi sebelah kanan tadi ditarik ke arah belakang hingga muncul pada bahu sebelah kiri, sematkan dengan jarum pentul

SELESAI ^_^
Selamat Mencoba... 

Syar'i with your Office Look

Location : Zaira's Hotel, Pekanbaru City, Riau-Indonesia  
Up to Down : Armalaa's Collection
Taken by : Yoga Mahardika & Dewi Salfiani
Camera : VIVO Y15
 Creative : ETIKA & ESTETIKA photo Concept
Ideas: Be Cool in Your Office Style



KADO TERINDAH UNTUK AYAH
Inspiring Story by Me










(#LetsTalkAboutHijab). Seorang sahabat baru saja kehilangan ayahnya. Ayahnya telah berpulang kepangkuan sang Pencipta. Aku turut berduka cita atas musibah tersebut dan mendoakan semoga ia sekeluarga diberi ketabahan dan kekuatan.

Berbulan setelah kabar duka itu aku hilang contact dengannya. Dan, hari ini aku kembali melihatnya dan mengetahui kabarnya lewat media sosialnya. Tapi, ada hal yang membuatku resah dan merasa wajib mengingatkan saudariku yang satu itu; Ia mengupload fotonya yang tidak menggunakan kerudung ke medsos.

Astaghfirulllah...
Aku langsung membathin seperti ini seketika itu juga...
"Duhai sahabatku... Ayahmu sedang dimintai pertanggungjawaban semasa hidupnya di alam kubur sana. Tapi, mengapa kamu tak menolongnya bahkan malah menyusahkannya? Allah akan langsung bertanya kepada ayahmu tentang aurat yang kau buka itu. Bahkan, di sana, ayahmu memohon seperti ini padamu; 'Naaaakkk... jaga auratmu. Sungguh berat sekali rasanya pertanyaan-pertanyaan ini. Jangan sulitkan ayah Naak'."
Aku bergumam sendiri di depan layar laptop yang masih ku patungi ini. Bingung bagaimana cara memulainya.

Assalamualaikum... Mel apa kabar?
Akhirnya ku dahului nasehatku lewat sapaku.

Waalaikumsalam El, kabarku baik. Kamu bagaimana?, balasnya kemudian.

Gimana kabar ibumu, Mel? Semoga selalu kuat ya Mel.

Amminn..makasih El doanya.

Semakin mendekat kepada tujuan pembicaraan, semakin tak menentu pula perasaan ini. Ada rasa khawatir, segan, tapi di sisi lain ada pula dorongan kuat dan bisikan suci; 'Ini kan nasehat, El, kenapa mesti ragu menyampaikannya?'

Melll... mulai sekarang, latihanlah memakai  jilbab. Ayahmu pasti akan senang melihatmu dari syurga sana...
Ah, lega sekali rasanya. Akhirnya terungkap juga uneg-uneg ini. Dan, semoga saja tidak menyinggungnya ya Allah...

Makasih ya El. Sedang diangsur-angsur dulu nih. Aku udah mulai belajar sholat full 5 waktu dan sunnahnya. Berubah kan butuh proses juga, Ell..

Aku tersenyum membaca balasan itu. Teringat duluku yang sama-sama memprioritaskan  hal yang sama dan me-nanti-kan berhijab.

Aaamiin ya Allah.. Semoga Allah menguatkan dan meneguhkan hatimu ya Mel. Tapi, sebagai teman aku ingin memberitahu bahwa perintah menutup aurat itu diturunkan oleh Allah tanpa pandang bulu; sudah sholat 5 waktu kah dia, sudah rajin tahajud kah dia, sudah puasa senin-kamis kah dia. Karena perintah itu Allah turunkan untuk seluruh wanita muslim. Tidak peduli bagaimana ibadahnya seburuk apapun, ia pun wajib memakai hijab. Jadi, lebih baik pakai hijab sesegera mungkin Mel, insya Allah hijab itu yang akan jadi alarm ketika Mel malas atau pesimis. Itu sih saran dariku...

Belum ada balasan selanjutnya dari Mel. Aku masih menunggunya.
Semangat ya buat kitaaa, calon bidadari syurga. aamiiinn. Lanjutku lagi  sebagai penutup yang khas dari masa tungguku.

Tutorial Hijab Syar'i for Your Special Monday




How to Wear :

1.  Gunakan kerudung 2 warna dengan model persegi panjang, tidak sama panjang
2. Tarik ke luar bagian dalam sisi terpanjang dan sematkan di sebelah atasnya
3. Tarik sisanya ke sisi bahu yang berlawanan, sematkan dengan jarum pentul

SELESAI ^_^
Selamat Mencoba... 

Syar'i with Polka Dotte

 Location : Football Yard of FKIP University of Riau, Indonesia
Outfit : Armalaa's Collection
Taken by : Azlina Nur Oktavianti
Camera : VIVO Y15
 Creative : ETIKA & ESTETIKA photo Concept
Ideas: Polka Dotte is My relax Afternoon Costum



BERHIJAB BUKAN PILIHAN
Inspiring Story by Me























(#LetsTalkAboutHijab). “Dek, murid Kakak yang barusan datang ke sini tu dulunya tomboy loh! Percaya nggak?”
Aku terperanjat. “Ah, masa sih Kak? Seanggun itu dia,” jawabku, tak percaya.
“Iya Dek. Lillahita’ala. Dulu, dia waktu SMA bahkan pernah nanya kayak gini sama Kakak; ‘Buk, kok Ibuk mau sih panas-panasan pakai jilbab selebar itu?’ gitu katanya Dek. Bayangkahlah!”
“Ya ampuuuunnn. Terus, apa Kakak jawab?”
“Kakak jawab gini; ‘Nak, macam manalah nggak Ibuk pertahankan, panasnya api neraka nanti jauh lebih panas berjuta kali lipat daripada panas di dunia ini’. Dia itu berubahnya menjelang UN Dek, mulailah dia nggak mau lagi pakai celana, mulailah dia belajar agama dan itulah dia yang sekarang; Kerudungnya udah selebar itu. Senaaangg kali Kakak ngelihatnya.”
“Alhamdulillah ya Kak. Semoga Adik itu selalu istiqomah dengan hijabnya,” legaku.
“Aamiin ya Allah.”

***

Benar jika ada yang berkata; ‘Aku belum bisa berubah karena aku belum dapat hidayah’ tapi yang lebih betul adalah; ‘Aku harus berusaha mengejar hidayah!’ Karena hidayah itu ibarat mengejar cita-cita juga; Kita yang harus bergerak meraihnya bukan menunggunya datang bagai sulap. Dan, kalau hidayah itu sudah kamu temukan, tangkap segera! Jangan tunda lagi. Karena, hidayah pun seperti kesempatan yang bisa pergi jika tidak segera diambil.

Banyak sekali jalan untuk mendapatkan hidayah, salah satunya adalah dengan membuka diri untuk bergaul dengan orang-orang sholeh. Bak kata lagunya Opick; ‘Berkumpullah dengan orang sholeh’ dalam lagu Obat Hati memang benar dapat menjadi pengobat hati. Selain itu, kita bisa menggunakan medsos yang kita punya untuk memperluas silaturahmi dengan orang-orang sholeh (jika kita termasuk orang yang kurang pandai bergaul dalam dunia nyata). Berita dan status yang mereka update pun pasti adalah sesuatu yang baik dan bisa menginspirasi kita juga.

Berhijab itu bukan PILIHAN, tapi KEWAJIBAN. Cantikmu tidak akan berkurang, bahkan akan terus bertambah anggun. Berhijab juga akan menyelamatkan hati kita dan hati orang lain dari fitnah dan pandangan mata yang tercela. Intinya, semua perintah Allah itu nggak ada yang ‘ngasal’ dan menjerumuskan kita, teman-teman. Justru, peraturan Allah itu adalah peraturan sepanjang zaman karena udah baku dan selalu berlaku. So, yuk pakai hijabmu sekarang juga! ^_^

Dyah E.K and Her Blue Inspiring Hijab

Location : University of Riau, Pekanbaru City, Indonesia
Special Guest : Dyah Eka Kusumaningtyas
Outfit : Diah's Collection
Photografer : Armalaa
 Creative : ETIKA & ESTETIKA photo Concept
Ideas: Black Brunch Completed Your Afternoon


LEWAT KABAR KEMATIAN
Inspiring Story by : Dyah Eka








(#LetsTalkAboutHijab). Sewaktu gadis manis berpipi tembem berhidung pesek (Wah... fantastis banget ya sebutannya) ini mengutarakan keinginannya, sontak aku langsung tertegun. “Nulis? Di blogmu El? WOW ya cint. Mami kan ngga bisa nulis, tuturku, ragu.

Nggak susah kok Mi. Tulis aja sesuai gaya Mami sendiri. Yang penting, pesan motivasi berhijabnya tersampaikan,” negonya lagi.
Ya tetep aja judulnya NULIS. Bisa ngga ya?. Aku membatin.

Hijab bukan perkara mudah bagiku. Sebenarnya. Dalam pandanganku hijab ini mengandung tanggung jawab besar didalamnya. Tanggung jawab menjaga, memperbaiki dan memotivasi diri jadi lebih baik hingga kelak akhirnya memotivasi orang lain supaya sevisi denganku. Sejak beberapa tahun lalu seorang sahabat sudah memotivasiku untuk mengcover diri, menutup apa yang memang seharusnya ditutup dan menjalankan apa yang telah diperintahkan. Tapi ya dasar aku-nya bandel, akhirnya nasehat itu hanya tinggal nasehat. Hingga suatu saat aku menyadari betapa sayangnya Allah SWT kepada ku. 

“Yah, papanya Ari meninggal,” ibuk mengabariku pada suatu pagi.
Dalam keadaan kaget ku ucap, “Inalillahi wa inaillaihiroji’un”. Subhanallah, ini kan hari jumat, bathinku lagi.

“Meninggalnya waktu shalat maghrib berjamaah di Mesjid ternyata ngga lagi sakit apapun”. Ibuk melanjutkan informasinya.
Dan dalam keadaan lebih kaget lagi terucap olehku dalam hati, “Subhanallah, bisakah aku seperti itu juga ketika Engkau memanggilku nanti?”

Setiap manusia pasti menginginkan surga Allah. Semua orang ingin ‘dijemput’ dalam keadaan syahid. Tapi tak ada jaminan apakah panggilan itu akan datang secara damai sesuai harapan kita. Semuanya tergantung pada apa yang telah kita lakukan, apa yang telah kita upayakan di dunia ini. Kabar ini lah yang kupahami sebagai kasih sayang Allah; menegurku untuk bertaubat selagi masih diberi kesempatan untuk bernafas.

Aku mulai menghubung-hubungkan sebab-akibat antara prilaku kita dengan keadaan kita bahwa segala sesuatunya tidak terjadi dengan ‘ajaib’. Contohnya; 1. kamu terlambat bangun, akibatnya shalat subuh jadi ketinggalan ditambah bisa telat kuliah, 2. kamu terlambat makan, akibatnya bisa terkena maag. Nah kalo terlambat tobat, tinggal ucapin salam aja sama penghuni neraka, ya kan?. *Iiihhh ngga kebayang deh.
 
Aku sudah memakai jilbab sejak di SMP tapi tak pernah faham fungsi aslinya. Awalnya hanya ikut-ikutan kakak sepupu. Lalu menginjak dunia kuliah, aku mulai melihat banyak orang yang berlomba-lomba mengkreasikan jilbabnya agar terlihat lebih cantik. Lagi-lagi aku pun ikut-ikutan. Selanjutnya aku mengenal alat ajaib yg bisa nutupin kekurangan di wajah; make up. Seperti biasa aku juga ikut-ikutan. (*jangan ditiru ya, ukhti. Hiks hiks)..

Tapi bagi mereka yang mendapat hidayah Allah untuk mengikuti perintahnya pasti akan memahami hal ini: dengan hijab kamu tak perlu ribet tutorial-an, tak perlu ribet mendempul wajahmu, tak perlu ribet lagi memilih baju model bla bla bla untuk jadi cantik, karena hijab bisa bikin kamu cantik apa adanya baik dihadapan manusia maupun dihadapan Allah SWT. Marilah kita semua terus belajar memperbaiki diri, cantik. ^^ Dimulailah dari menutupi auratmu.  Dengan sendirinya kamu akan sadar untuk memperbaiki yang lain. Tak ada yang mau jadi temennya hellboy kan.??? Na’udzubillahiminzaliq. Semoga menginspirasi ^^

Syar'i on Wallpaper on The Street

Location : Matahari Mall, Pekanbaru City, Riau-Indonesia
Outfit : Armalaa's Collection
Taken by : Okta Hari Mulya
 Creative : ETIKA & ESTETIKA photo Concept
Ideas: Some Uniqueness effect in front of Wallpaper


NASEHAT BERKELANJUTAN
Inspiring Story by me











(#LetsTalkAboutHijab). "Buk, aku sebenarnya udah pengeeen banget pakai jilbab. Tapi, kadang-kadang masih belum pede Buk, sifatku aja masih buruk gini. Daripada nanti merusak citra jilbabku, mending aku memperbaiki diri dulu," tutur seorang tetangga kepada mama.

Mama menjawab, "Har, memakai jilbab itu kewajiban kepada semua perempuan yang beragama islam. Nggak ada istilahnya menunggu sifat kita baik dulu. Justru jilbab ini adalah pengingat. Kalau kita mau ngomongin orang, kita ingat kalau kita udah berjilbab. Kalau kita mau ngelawan sama suami, kita ingat kalau kita pakai jilbab sekarang."

"Ohhhh... gitu ya Buk?"
"Ada cerita nih Har! Ada seorang Ibuk yang kaya tapi sangaaat dermawan. Sama anak-anaknya penyayang, sama suaminya penurut. Pokoknya baiiiik banget. Dan, ketika dia meninggal dan ntah karena alasan apa akhirnya kuburannya dibongkar, ternyata kepalanya udah tercucuk-cucuk paku besar. Setelah ditelusuri apa dosanya, ternyata cuma 1 Har; Dia nggak pakai jilbab."

Aku yang sejak tadi tekun mendengarkan obrolan mama dan kak Har mendadak terenyuh. Itu kan nasihatku duluuuuu banget kepada mama. Nggak nyangk ternyata sampai sekarang, berulang-ulang kali sudah nasihatku itu yang digunakan mama untuk menasehati teman-temannya.

Aku ingat bagaimana dulu sulitnya menasihati mama untuk mau memakai jilbab. Ketika itu aku sedang pulang ke rumah di akhir pekan karena aku sekolah di ibukota kabupaten. Tapi, Alhamdulillah seminggu kemudian ketika aku kembali pulang, ternyata mama sudah memakai jilbab. Maka nikmat Tuhan yang mana lagi yang sanggup ku dustakan?

Itu adalah tentang bertahun-tahun lalu. Sekarang, alhamdulillah hijab dan keislaman mama semakin baik. Bahkan menurutku jauh lebih baik daripada aku yang awalnya menasehati mama. Ya Allah, jaga mama-papaku. Peliharalah keduanya di dalam jalan-Mu yang lurus dan bahagiakan keduanya hingga tua nanti. Bantulah hamba-Mu ini menjadi anak yang mampu membahagiakan dan menenangkan keduanya. aamiinn..

Tutorial Hijab Syar'i for Simple Style



How to Wear :

1. Bentuk kerudung menjadi persegi panjang
2. Pakai dengan sisi kanan lebih panjang
3. Tarik sisi kanan ke atas sisi kiri
4. Sematkan dengan jarum pentul

SELESAI ^_^
Selamat Mencoba...