HADIST TENTANG HIJAB
Inspiring Advice by AyuRizkianiUcha
Hadist
Rasulullah SAW Tentang Perintah berhijab :
1.”Tak layak wanita yang telah haid terlihat auratnya, kecuali ini dan ini(mengisyaratkan dengan batasan tangan yaitu wajah dan tangan yang boleh terlihat.” (HR.Abu Dawud)
2.Ummul mukminin Aisyah radhiyallahu’ anha berkata : Ketika turun Ayat AlQur’an perintah berhijab , Mereka para wanita-wanita Muhajirin segera memotong kain-kain mereka lalu berkerudung dengannya (HR.AlBukhari)
3.Dari Ummu ‘Athiyyah, ia berkata, “Pada dua hari raya, kami diperintahkan untuk mengeluarkan wanita-wanita haid dan gadis-gadis pingitan untuk menghadiri jamaah kaum muslimin dan doa mereka. Tetapi wanita-wanita haid harus menjauhi tempat shalat mereka. Seorang wanita bertanya:, “Wahai Rasulullah, seorang wanita di antara kami tidak memiliki jilbab (bolehkan dia keluar)?” Beliau menjawab, “Hendaklah kawannya meminjamkan jilbabnya untuk dipakai wanita tersebut.” (HR. Bukhari no. 351 dan Muslim no. 890).
4.
“Wanita adalah aurat, jika dia keluar tanpa menutup auratSetan selalu
menjadikannya indah pada pandangan Laki-Laki” ( HR.Tirmidzi)
5 Alloh Swt tidak akan menerima ibadah seorang perempuan hingga dia menutup aurat nya dan Alloh tidak akan menerima solat seorang perempuan yang telah cukup umur hingga dia berjilbab” (HR.Thabrani)
5 Alloh Swt tidak akan menerima ibadah seorang perempuan hingga dia menutup aurat nya dan Alloh tidak akan menerima solat seorang perempuan yang telah cukup umur hingga dia berjilbab” (HR.Thabrani)
6.
Dengarlah kata ibunda kalian, Ummul Mu’minin ketika bertanya kepada Nabi : “Apa
yang harus diperbuat wanita dengan bawah baju mereka? Nabi bersabda : Hendaklah
ia turunkan satu jengkal ( dari mata kaki ) Ummul Mu’minin berkata : “ kalau
begitu akan tersingkap kaki kami, wahai Rasulullah” Nabi bersabda : “ turunkan
satu lengan dan jangan dilebihkan” ( HR. Bukhari dan Muslim )
7.
“Suruhlah isterimu mengenakan baju dalam di balik kain Qibtiyah itu, karena
sesungguhnya aku khawatir kalau-kalau nampak lekuk tubuhnya.'(HR. Ahmad dan Al-
8. “Selangkah anak perempuan keluar dari rumah tanpa menutup aurat, maka
selangkah juga ayahnya itu hampir ke neraka. Selangkah seorang isteri keluar
rumah tanpa menutup aurat, maka selangkah juga suaminya itu hampir ke neraka.”(Abu
Hanifah)
9. Tidak akan masuk surga seorang suami yang tidak cemburu dengan membiarkan istri dan putrinya terbuka auratnya (HR Bukhari Muslim)
9. Tidak akan masuk surga seorang suami yang tidak cemburu dengan membiarkan istri dan putrinya terbuka auratnya (HR Bukhari Muslim)
10.
Dari ‘Atho’ bin Abi Robaah, ia berkata bahwa Ibnu ‘Abbas berkata padanya,
“Maukah kutunjukkan wanita yang termasuk penduduk surga?” ‘Atho menjawab, “Iya
mau.” Ibnu ‘Abbas berkata, “Wanita yang berkulit hitam ini, ia pernah
mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lantas ia pun berkata, “Aku
menderita penyakit ayan dan auratku sering terbuka karenanya. Berdo’alah pada
Allah untukku.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Jika mau
sabar, bagimu surga. Jika engkau mau, aku akan berdo’a pada Allah supaya
menyembuhkanmu.” Wanita itu pun berkata, “Aku memilih bersabar.” Lalu ia berkata
pula, “Auratku biasa tersingkap (kala aku terkena ayan). Berdo’alah pada Allah
supaya auratku tidak terbuka.” Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- pun berdo’a
pada Allah untuk wanita tersebut. (HR. Bukhari no. 5652 dan Muslim no. 2576)
Sumber : https://ayurizkiyaniucha.wordpress.com/2013/04/09/%E2%98%9Dmuslimah-sayang-jilbab-itu-wajib-sama-seperti-solat-%F0%9F%99/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar