Syar'i with Two Layer's Hijab Creation

Location : University of Riau and SKA Co Ex, Riau-Indonesia
Top to Down : Armalaa's Collection
Taken by : Nilam Meytha Wardani
Camera : VIVO Y15
Creative : ETIKA & ESTETIKA photo Concept
Ideas : Always Take a Look Your Arround to Find Unique Spot



BERJODOHLAH DENGAN JILBABMU
Inspiring Story by me










(#LetsTalkAboutHijab). “El, aku pengen banget berubah. Pengen berhijab dengan syar’i. Sedang ngangsur-ngangsur nih beli roknya, makanya aku masih pakai celana nih sekarang karena rokku sangat terbatas.”
“Nggak apa-apa. Niatnya dimantapkan dulu yaa. Insya Allah, semoga roknya cepat memadai, kan nggak perlu nunggu punya rok yang banyak, hehee.”
“Setelah itu, aku mau beli kaos kaki juga ntar. Biar makin lengkap.”

Masya Allah… sungguh, hidayah Allah telah mengetuk pintu hatinya. Sahabatku ini bahkan sudah faham bahwa memakai kaus kaki itu adalah kesempurnaan hijab. Semoga Allah menjagamu wahai saudari cantikkk.
“El, ajarin akulah tutorial hijab. Kamu kan pinter banget tuh berkreasi, hehee,” pintanya.
“Boleh. Sini, sini,” aku langsung mengajarinya. Kebetulan, ia sedang berada di kosanku, jadi langsung bisa mempraktekkan beberapa model hijab. Dan, komentar kebanyakan orang setelah tahu bagaimana polanya, bergumam seperti ini; ‘Ohhh… gini aja ya caranya? Kok kayaknya agak ribet gitu ya El? padahal ga nih!’

"Kok beda ya El? Kalau kamu yang makai model ini, kok kayaknya cantikk banget."
"Sebenarnya, itu karena aku udah menyatu dengan hijab ini, makanya terlihat ayu dan ber-aura terus. Nanti kalau kamu udah mencintai hijabmu, kamu pun pasti akan nemuin gaya mana yang membuatmu nyaman."

"Ohh..gituuu.. bikin tutorial deh El, nanti di upload ke Youtube. Susah loh nyari yang syar'i kayak gini di Youtube.  Elysa ngelihat model kayak gini di Youtube atau nggak sih?"
"Hahahaaa.. model-model yang ku pakai ini ya dari khayalanku aja sih, Say. Coba aja cari di Youtube, terakhir kali ku lihat sih nggak ada yang kayak aku gini. Emmm... sempat ada sih niat untuk bikin tutorial kayak yang kamu maksud itu, tapi... risih juga. Karena sebelum jilbabnya sempurna terpasang, ntar aurat kita terlihat takutnya. Jadi ya udah deh, aku ngajarin yang nanya langsung ke aku aja."

Sambil mengajarinya, aku menasehatinya… “Kemarin aku ada baca kata-kata buaagusss banget di Instagram. Gini kalimatnya; Jangan diperbanyak model hijabnya, tapi perbanyak belajar Islamnya. Jangan sampai kamu salah fokus. Bagus dan menyentuh ya!”
“Iya El. Aku sedang berusaha nih menambah ilmu agama juga. Oh ya El, yang dimaksud Punuk Unta tu gimana sih? Apa ini termasuk?” tanyanya sambil menunjuk sanggul rambutnya.

“Iya.”
“Masa iyaa? Gimana lagi, rambutku memang tebal banget. Gimana pun disembunyikan tetap aja kelihatan.”
“Bisa. Pasti bisa,” aku meyakinkannya sambil menunjukkan bagiamana caranya.
“Eh, iya yaa. Ilang dia, tapi leherku tetap nggak kepanasan. Thanks ya Eeell.”
“Iya, sama-sama. Keep istiqomah ya Ciinn. Aamiin. Semaangaaatt!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar